Senin, 10 Desember 2018

Posted by Putri in | Desember 10, 2018
Tidak jarangkali kami menemukan tahap dinding rumah kami ada yg berjamur alias tampak menggelembung. Apa yg terjadi serta bagaimana menanggulanginya tanpa merubah arsitektur bangunan nya?

Alasan Kenapa Dinding Kopong

1. Dinding Berjamur
Apabila isolasi/penyekatan serta ventilasi dalam sebuahruangan tak lebih baik, uap air bakal diserap oleh dinding serta bisa menyebabkan timbulnya jamur. Bukalah jendela serta pasang exhaust fan untuk membenahi sirkulasi udara.

2. Dinding Kopong
Dinding yg kopong tak jarangkali disebabkan oleh campuran beton ygsalah. Campuran beton yg cocok merupakan 1/3 sement serta 2/3 pasir. Apabila campuran pasir lebih tak sedikit dari takaran tersebut, dinding pun bakal kopong. arsitektur bangunan.

Periksalah keadaan dinding apabila membeli rumah lama. Apabila dinding luar terasa lembab, catlah terlebih dahulu dgn sealer yg tahan air (water resistant).

Dinding baru memerlukan sedikitnya waktu 2 minggu untuk sangatlah kering sebelum dicat. Pastikan bahwa kontraktor tak terburu-buru saat mengerjakan bangunan Anda. Apabila tidak, beton bakal rutin lembab serta bisa menyebabkan dinding retak bila ada rembesan air.

3. Cat Dinding Mulai Mengelupas
Apabila dinding jamuran serta cat terkesan mengelupas, persoalannya mungkin berasal dari rembesan air hujan. Periksalah rel jendela serta pintu, pastikan tak ada lubang. Apabila terkesan ada lubang, tutuplah dgn campuran silikon yg tahan air.

4. Noda Air Pada Dinding
Apabila tersedia noda air pada dinding serta tercium aroma asam, kemungkinan ada air rembesan dari pipa saluran AC alias saluran air kotor.Meskipun Kamu melapisi dinding tersebut dgn sealant yg tahanair, sealant tak bakal menempel apabila dinding terlalu 'basah'.

Inilah saatnya Kamu terbuktigil tukang profesional untuk mencari letak kebocoran serta menambal tahap yg bocor di dinding tahap dalam.

Search

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter