Senin, 10 Desember 2018

Posted by Putri in | Desember 10, 2018
Meminjam uang melewati fasilitas Kredit Tanpa Agunan dari lembaga keuangan semacam bank terbukti tidak sedikit dilirik oleh para pengusaha kecil menengah. Umumnya, Kredit Tanpa Agunan bakal dikucurkan untuk usaha-usaha yg telah berlangsung, setidaknya setahun serta telah lolos survei. Lalu kapan seorang pengusaha sebaiknya mulai mengajukan kredit?

Kapan Tambah Modal Usaha ??

Dikutip dari perencana keuangan, Tejasari , butuh pertimbangan matang saat bakal memutuskan untuk mengajukan permohonan kredit usaha alias Kredit Tanpa Agunan. “Kredit mikro bunganya relatif besar, sehingga wajib dipikirkan baik-baik, mampu alias tidak bayar cicilannya nanti? Bisnisnya itu memungkinkan pemiliknya menyicil kredit alias tidak? Kenapa merasa wajib meningkatkan modal?” katanya mewanti-wanti. Prospek bisnis juga patut menjadi pertimbangan butuh alias tidaknya meningkatkan modal.

Bisnis yg telah berumur lebih dari setahun, kata Teja, sebaiknya tidak terburu-buru mengajukan kredit. Sebelum meminta pinjaman modal, ada baiknya meperbuat evaluasi kepada bisnisnya. Apabila telah mantap, maka tidak butuh ragu untuk mengisi software permohonan kredit usaha.

Apabila usaha telah berkembang dgn bantuan kredit serta cicilan pun telah lancar, kapan saatnya meningkatkan modal? Teja menyarankan untuk meperbuatnya di kala permintaan melampaui performa dalam menyediakan barang. “Kalau usahanya restoran, saat pelanggannya makin tidak sedikit, permintaan makin tidak sedikit serta bangunan butuh dibutuhas alias buka cabang, umpama. Kalau kemarin tidak menyisihkan untuk tambahan modal, itu dapat sehingga argumen untuk meningkatkan modal lewat pinjaman kredit.” Tidak hanya itu, performa bayar cicilan pun masih wajib dipertimbangkan.

Trik Sebelum Mengajukan Kredit Usaha

1. Evaluasi usaha Anda. Apabila terbukti mempunyai prospek yg baik, tandanya Kamu siap meningkatkan modal.

2. Pilih kredit usaha yg cicilan pertamanya diperbuat mulai bulan ketiga alias lebih seusai sertaa dikucurkan, supaya ada jeda waktu mengumpulkan uang dari keuntungan usaha.

3. Gunakan pinjaman tersebut sevara cermat untuk kepentingan usaha, bukan untuk kebutuhan pribadi semata.

4. Jangan mencampurkan keuangan perusahaan dgn keuangan pribadi.

5. Cermat memilih kredit dgn agunan alias kredit tanpa agunan (KTA). Bunga KTA umumnya lebih tinggi.

Search

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter